Додому Berita dan Artikel Terbaru Rangkuman Berita Teknologi: Kegilaan Lipat Samsung, Pergeseran OS Google, dan Pemberontakan AI

Rangkuman Berita Teknologi: Kegilaan Lipat Samsung, Pergeseran OS Google, dan Pemberontakan AI

Rangkuman Berita Teknologi: Kegilaan Lipat Samsung, Pergeseran OS Google, dan Pemberontakan AI

Minggu ini di bidang teknologi, ponsel lipat terbaru Samsung terjual habis dalam hitungan menit, Google semakin dekat untuk menggabungkan Android dan ChromeOS, Vivaldi menggandakan penjelajahan bebas AI, dan Bandara Frankfurt sedang menguji cara baru untuk menyampaikan pengumuman di gerbang. Berikut rincian perkembangan utamanya:

TriFold Samsung: Permintaan Melampaui Pasokan

Samsung Galaxy Z TriFold, yang menampilkan layar 10 inci yang diperluas, langsung terjual habis setelah mulai dijual pada hari Jumat. Dengan harga $2.899, perangkat ini mewakili teknologi lipat terdepan. Meskipun Huawei menawarkan produk serupa di Tiongkok, TriFold menandai rilisan Barat pertama dari jenisnya. Hal ini menyoroti meningkatnya minat konsumen terhadap perangkat seluler yang lebih besar dan serbaguna, meskipun aksesibilitasnya masih dibatasi oleh harga dan ketersediaan.

Jumlah terbatas tersedia melalui Samsung.com dan Experience Store tertentu di negara bagian seperti New York, Texas, dan California.

“OS Aluminium” Google: Masa Depan Komputasi Terpadu?

Gambar yang bocor menunjukkan bahwa Google bergerak maju dengan rencananya untuk menggabungkan Android dan ChromeOS ke dalam satu sistem operasi, yang secara internal diberi nama sandi “Aluminium OS”. Antarmukanya tampak memadukan elemen dari kedua platform – jendela bergaya ChromeOS dengan bilah tugas yang terinspirasi Android. Ini adalah langkah signifikan menuju penyederhanaan ekosistem perangkat lunak Google, yang berpotensi menyederhanakan pembaruan dan pengalaman pengguna di seluruh perangkat.

Meskipun peluncuran penuhnya mungkin akan memakan waktu bertahun-tahun lagi, bocoran sekilas ini menegaskan visi jangka panjang Google. Langkah ini sangat penting untuk mempertahankan kehadiran Chromebook dalam dunia pendidikan, yang mengutamakan konsistensi dan kesederhanaan.

Vivaldi Melawan Gelombang AI

Dengan berani, pembuat browser Vivaldi telah merilis pembaruan tanpa fitur AI apa pun. CEO Jon von Tetzchner secara eksplisit menolak desakan industri untuk mengintegrasikan asisten AI, dengan alasan bahwa “kecerdasan manusia…mengalahkan asisten algoritmik buatan setiap saat.” Pembaruan ini berfokus pada peningkatan alat manajemen tab, termasuk ubin drag-and-drop. Hal ini mewakili tren tandingan yang jarang terjadi dalam industri yang semakin didominasi oleh sensasi AI.

Pendirian Vivaldi melayani pengguna yang memprioritaskan kontrol dan privasi dibandingkan kenyamanan otomatis.

Keberlanjutan dalam Layar: Layar Bio-Resin Samsung

Samsung sedang bereksperimen dengan bio-resin berbasis fitoplankton di rumah displaynya, menawarkan alternatif yang lebih berkelanjutan dibandingkan plastik berbasis minyak bumi. Layar e-paper berwarna baru, yang diverifikasi oleh UL, mengandung 45% plastik daur ulang dan 10% bio-resin, sehingga mengurangi emisi karbon hingga lebih dari 40% di bidang manufaktur. Hal ini menunjukkan semakin besarnya dorongan industri terhadap bahan ramah lingkungan, khususnya di sektor-sektor yang memerlukan perubahan tampilan secara berkala (seperti papan reklame ritel).

Layarnya dapat diisi ulang melalui USB-C dan memiliki resolusi 1600×1200.

Jam Tangan Glow-in-the-Dark Split: Tingkat Visibilitas Baru

Merek jam tangan yang berbasis di London, Split, telah meluncurkan In The Skies, jam tangan bercahaya penuh pertama yang mencapai tahap produksi. Arloji berukuran 42mm dilengkapi bubuk bercahaya yang dimasukkan ke dalam bahan tali dan casing, memastikan visibilitas penuh dalam kegelapan. Dengan harga £1.800 (sekitar $2.480), harga ini lebih rendah dari perkiraan harga untuk kronograf Ceralume mendatang dari IWC. Hal ini menyoroti pasar khusus namun terus berkembang untuk aksesori unik dan mewah.

Jam tangan ini terbatas hanya 250 buah.

Pilot Auracast Bandara Frankfurt: Kejelasan bagi Wisatawan

Bandara Frankfurt sedang menguji Bluetooth Auracast untuk menyiarkan pengumuman gerbang langsung ke alat bantu dengar, earbud nirkabel, dan ponsel pintar. Ini melewati sistem loudspeaker yang teredam, memberikan panggilan boarding yang jelas dan pembaruan ke perangkat yang kompatibel (termasuk alat bantu dengar Pixel, Samsung, dan GN). Ini mewakili penerapan praktis teknologi audio yang sedang berkembang untuk mengatasi frustrasi perjalanan yang umum.

Uji coba ini bertujuan untuk meningkatkan pengalaman penumpang dengan memastikan semua orang dapat dengan mudah mengakses informasi penerbangan penting.

Kesimpulannya, minggu ini dunia teknologi menampilkan perpaduan antara inovasi kelas atas (TriFold dari Samsung), konsolidasi strategis (pergeseran OS Google), kemandirian yang menantang (sikap AI dari Vivaldi), dan penyelesaian masalah yang praktis (Auracast dari Bandara Frankfurt). Perkembangan ini mencerminkan tren yang lebih luas dalam mendorong batas-batas teknologi dan mengatasi permasalahan kegunaan di dunia nyata.

Exit mobile version