Pasar real estat Florida tetap kompetitif, namun beberapa wilayah pinggiran kota menimbulkan risiko yang lebih besar bagi pembeli dibandingkan wilayah lainnya. Menurut para profesional real estate, tiga daerah pinggiran kota menonjol sebagai investasi yang berpotensi buruk selama lima tahun ke depan: Miami Gardens/Miami Lakes, Ruskin, dan Largo.
Risiko Banjir di Miami Gardens dan Miami Lakes
Chelsea Werner, penasihat real estat global, memperingatkan agar tidak melakukan aktivitas di daerah pinggiran kota yang memiliki ketinggian rendah, seperti Miami Gardens dan Miami Lakes. Meski jauh dari pantai, kawasan ini rentan terhadap banjir yang sering terjadi selama musim hujan di Florida. Hal ini menyebabkan kerusakan properti dan biaya asuransi yang jauh lebih tinggi. Meskipun lahan di pinggiran kota menawarkan nilai yang lebih baik, tidak semua pinggiran kota memiliki risiko banjir yang sama.
Isolasi di Ruskin dan Daerah Pedesaan
Ruskin dan daerah pedesaan terpencil lainnya mungkin tampak menarik karena ruangnya, namun Werner menyarankan untuk tidak melakukannya. Kurangnya fasilitas di sekitar – seperti toko kelontong dan rumah sakit – dapat dengan cepat mengurangi daya tarik gaya hidup terpencil. Apalagi nilai jual kembali di wilayah tersebut cenderung lebih rendah karena terbatasnya permintaan. Kuncinya adalah menemukan keseimbangan antara ruang dan kenyamanan.
Badai dan Kejahatan di Largo
Omer Reiner, seorang investor real estate Florida, menyoroti Largo dekat Tampa sebagai investasi berisiko lainnya. Daerah pinggiran kota terletak di jalur langsung yang sering terjadi badai, yang menyebabkan biaya asuransi pemilik rumah lebih tinggi dibandingkan daerah yang lebih terlindung. Selain itu, tingkat kejahatan di Largo 14% di atas rata-rata nasional, dengan kejahatan properti 17% lebih tinggi.
Intinya : Terlepas dari kekuatan real estate Florida secara keseluruhan, pembeli harus hati-hati mempertimbangkan risiko banjir, isolasi, dan statistik kejahatan sebelum berinvestasi di ketiga pinggiran kota ini. Lokasi yang ideal menyeimbangkan keterjangkauan dengan keamanan dan aksesibilitas.























